song

Kamis, 14 Agustus 2014

Aku dan kenanganku

Perjalanan suatu kisah cinta memang tak selalu lurus tanpa hambatan, mungkin tak ada seorang pun yang dapat menjalankan kisah cinta tanpa hambatan dan suatu masalah. cinta memang indah jika kita bisa menjaganya, tapi jika tak bisa, berbagai permasalahan pun sering muncul dari sisi lain yang tak kau kira. Itu yang aku rasa, kisah cintaku memang tak begitu luas karna mungkin aku tak cukup populer dikalangan wanita tapi hanya wanita beruntung yang pernah menjalin kisah cinta dengan seseorang sepertiku, aku tak banyak keinginan dalam urusan cinta hanya saja aku terbilang sering terluka oleh sosok seorang wanita, dulu aku pernah memiliki seorang wanita, panggil saja dia arletta, dia cantik tapi sayang mungkin tak secantik jessica veranda pacar dalam lamunanku, aku mengenalnya dibangku sekolah. saat itu sejak kejadian dilorong kantin sekolah. Seperti biasa aku harus menjalankan tugas sebagai seorang anak, ya pergi mencari ilmu, awal hari memang cukup berat bagiku. mungkin karena setelah hari libur jadi aku agak sedikit bertele-tele untuk pergi sekolah. Untung saja hari itu aku tepat waktu, bell sudah berbunyi. Aku pun bergegas menuju ruang kelasku, tak beberapa lama terlihat seorang guru berjalan sambil membawa buku, pelajaran pun dimulai. Tak terasa bell pun berbunyi, waktunya untuk istirahat. Seperti biasanya aku mengajak temanku untuk pergi ke kantin. "Bro, ayo cabut" ujarku "Bentar bro, tanggung ini tugas kelompok gua belum selesai. Duluan aja bro ! Nanti gua nyusul" kata Erza "Ok bro" ujarku Lalu aku segera bergegas ke kantin perutku sudah keroncongan karna aku tak sempat sarapan tadi pagi, jadi aku sedikit berlari menuju kantin. Tepat dilorong sekolah menuju kantin aku tak sengaja bertabrakan dengan seorang gadis cantik entah siapa namanya. "Aduh" kata gadis itu "Eh sorry, gua gak sengaja maaf ya !" Ujarkua "Iya gak apa-apa kok, gua juga gak liat-liat" kata gadis itu Sambil membantu membereskan bukunya yang jatuh ke lantai akibat kejadian tadi, aku memperhatikan parasnya "oh, indahnya paras cantik ini, siapa yang memilikimu" ujarku dalam hati. Tak sengaja tangan kami saling bersentuhan tepat saat akan membawa buku yang sama, entah beberapa lama kedua mata kami pun secara refleks bertatapan satu sama lain. Aku yang dari tadi memuji kecantikannya langsung tertegun melihat paras cantik ini berada dihadapanku, setelah beberapa lama kami sadar dan mata kami langsung berpaling satu sama lain. Setelah membereskan bukunya, kami berdiri dan saling berkenalan "Eh makasih banyak ya, gue arletta panggil aja tata" kata tata sambil mengulurkan tangannya. "Iya sama-sama, gua kiyoshi panggil aja kiyo" ujarku sambil menjabat tangannya. "Eh ngomong-ngomong lu mau kemana tadinya kiyo?" Katanya "Ke kantin" ujarku "Oh, berarti sama, kita bareng aja yuk?" Katanya "Ok, ayo !" Ujarku "Eh, tapi bentar kiyo, gue mau nganterin buku-buku ini dulu ke perpus" katanya "Iya gak papa, sini gua bantu bawain ke perpus !"ujarku Setelah mengantarkan buku itu, kami berdua bergegas menuju kantin mengingat waktu istirahat sudah hampir habis. Saat itu kami berdua saling berbicara sambil menghabiskan makanan yang kami pesan masing-masing. Tak terasa waktu istirahat pun habis dan kami berdua bergegas ke kelas masing-masing. "Eh kiyo, kapan-kapan kita sambung lagi obrolannya ya?" Kata tata "IYA, ok Ta" ujarku "Dahhh" ujarnya "Dahhh" ujarku Jam pelajaran terakhir pun telah selesai, aku pun bergegas pulang ke rumah. Tapi tak aku duga tepat saat didepan gerbang aku melihat seorang gadis cantik, ya itu tak asing untukku, gadis yang baru saja aku kenal arletta atau tata. Dia terlihat sedang menunggu entah siapa yang dia tunggu, mungkin pacarnya. Aku menyalakan motorku lalu pas didepan pintu gerbang, "Eh Ta, lagi nungguin siapa?"ujarku Eh kiyo, gue nungguin pacar gue biasanya dia suka gak telat kayak gini kalo jemput gue dari sekolah, gak biasanya" ujar tata "Oh, pacar ya, mungkin aja lagi ada keperluan mendadak ta. Coba lu telpon aja biar tahu !" ujarku Lalu diapun mengambil handphone dari tasnya kemudian menelpon pacarnya. Dia terlihat resah "Gimana ta kata pacar lu?" Ujarku "Nomornya gak aktif kiyo" ujar tata dia terlihat sedih "Ya ada keperluan penting kali jadi gak bisa dihubungi dulu ta" ujarku "Iya kali kiyo"ujar tata "Terus lu suka pulang sama siapa lagi selain sama pacar lu?" Ujarku "Gak tahu, karna udah 2 hari ini pacar gue gak ngejemput gue. Mungkin naik taksi kali kiyo" ujar tata "Oh, iya deh kalo gitu. Duluan ya?" ujarku sambil memasukan gear 1 Tapi saat akan menancapkan gas, tata memegang pundakku "Kiyo tunggu sebentar !" Ujarnya "Iya, ada apa ta?" Ujarku "Aku lupa, aku kehabisan uang kiyo jadi aku gak bisa naik taksi, lagian rumahku searah sama kamu, jadi aku nebeng sama kamu ya kiyo,boleh?" Ujar tata "Oh, iya boleh. Ayo naik !" Ujarku Lalu kami bergegas pulang bersama, tetapi saat dijalan tiba-tiba....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar