song

Minggu, 21 September 2014

(FANFICT) Akan Ku Kejar Cintaku eps.5

“ kenapa kamu gak ngungkapian perasaan kamu sama viny , ini kesempatan bagus loh” kata naomi sedikit senyum
“hahaha keduluan orang” kataku
“kasian yah kamu ham” kata naomi
“eh lagian ini kamu ngapain disini sendirian ? bukannya kamu takut gelap?” tanyaku
“iya aku takut gelap , dan jika aku sendirian dan takut pasti saat itu juga kamu datang padaku,” kata naomi nangis lagi
“yah kok nangis lagi sih?” kataku
“hahahaha” kata naomi ketawa tapi dia masih nangis dan tangannya membasuh air mata yang jatuh
“kamu kenapa mi?” tanyaku
“sebenernya aku sayang sama kamu ham , aku cinta sama kamu , aku .... aku mau hubungan kita lebih dari sekedar kenalan yang tinggal bersama di rumah , aku mau kita pacaran , aku mau kamu liat aku bukan viny , aku mau .... aku mau .....” katanya lalu memelukku
#flashback off
“wihh si naomi kasian banget yah jadi sebenernya dia suka sama kamu tapi dia pendam” kata tata
“hahaha iya dan setelah kejadian itu kami makin dekat sampai akhirnya sampai pada saat dia pergi gak bilang bilang” kataku
“ceritain dong” kata tata ngemis ngemis
“udah ah cape nyerita terus kita makan dulu aja kasian tuh yang di meja makan udah nunggu dari tadi” kataku
“iya deh kita makan” kata tata jadi agak bete
“yaelah jangan bete gitu dong nanti aku ceritain lagi tentang naomi” kataku sambil nyubit pipinya yang tembem
“iih jangan cubit cubit nanti makin gede loh” kata tata
“ih biarin dong makin tembem juga , cewe tembem itu cantik loh” kataku
“aku cantik dong???” kata tata so imut
“kalo iya kenapa?” kataku
“hey , laper nih mana makanannya?” teriak ka dhike
“iya sekarang kesana” jawabku
“wuuh masakan chef ilham nih kesukaan banget” kata sandy
Kita semua lalu makan dan tanpa membutuhkan waktu yang lama makanan yang aku siapin udah hilang dari permukaan
“kenyang , pulang ah” kata sandy
“wiih elo enak bener yah main pulang pulang aja” kataku
“haha biarin dong , lagian aku ada keperluan bentar “ kata sandy
“keperluan apa tuh ?” tanyaku
“ada aja hahaha , sampai ketemu besok di sekolah” kata sandy
“iya deh hati hati di jalannya yah!” kataku
“aku juga pulang deh ah mau mandi dulu” kata tata
“wiih gila belum mandi ?” kataku
“emang kamu udah?” tanya tata
“udah lah tadi sebelum masak” jawabku
“ya udah aku pulang dadah” kata tata
“mereka pulang sekarang aku ngapain ?” kataku
“tuh piring hahaha” jawab ka dhike
“yah sial sial, oke aku cuciin deh!” kataku dengan berat hati
-0-
Besoknya seperti biasa aku bangun jam6 seperti yang kemaren aku rencanain nanti aku berangkat sekolah lewat taman siapa tau ada naomi disana, aku mandi gak lama Cuma 15 menit sarapan bentar terus berangkat sendiri karna si tata baru mau mandi di jalan aku bingung seandainya iya aku bisa ketemu naomi apa yang bakal aku omongin ? pikirku
“ka ilham!!!!” ucap seseorang yang sepertinya aku kenal
“eh sinka , kakamu ada di rumah?!” tanyaku padanya yap dia sinka adiknya naomi
“ada perlu apa sama ka naomi?” tanyanya ketus
“ada yang ingin aku pastikan” kataku membalas dengan ketus
“apa yang ingin kau pastikan ? dengan wajah menakutkan itu?” tanyanya masih ketus
“,,,,...........” aku Cuma diam
“apa kau memata mataiku selama ini ? aku gak keberatan kalo kau memata mataiku , kakaku juga sepertinya sudah melupakanmu , lagipula....” katanya dengan seyuman jahat
“dia hilang tepat di depan mataku , aku ingin memaskitan perasaanya, aku kesini karna alasan itu” kataku sambil bejalan mendekati pintu rumah naomi
“ka ilham... aku yakin kaka udah tau kalo ka naomi udah punya pacar” kata sinka
Perkataan itu menghentikan langkahku
“aku tau, meski begitu aku ingin tau perasaannya yang sebenarnya, jika dia tidak mencintaiku aku siap melepaskannya, tapi jika dia masih mencintaiku dan dia punya alasan aku akan membantunya” kataku kemudian sinka berlari menghalangi langkahku
“cara berfikirmu aneh, kupikir kau orang yang berpikir sehat, apa kau bermaksud untuk menangis dan tetap setia dengan ka naomi? Atau untuk balas dendam karna telah meninggalkanmu?” katanya ketus
“aku Cuma ingin tau perasaannya” kataku sambil mendorongnya
“kalau begitu, aku akan menyuruhnya keluar” kata sinka kemudian segera masuk rumah
Aku kemudian menunggu dan ketika aku melihat ke atas jendela muncul sosok yang selama ini aku cari dia tersenyum padaku

“naomi”...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar